7 Badai Terdahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah Dunia

Ditulis oleh: - 15:00 -
7 Badai Terdahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah Dunia
Paling Woow — Badai dapat diartikan sebagai cuaca yang ekstrem, mulai dari hujan es dan badai salju sampai badai pasir dan debu.  Badai disebut juga siklon tropis oleh meteorolog, berasal dari samudera yang hangat. Badai bergerak di atas laut mengikuti arah angin dengan kecepatan sekitar 20 km/jam.  Badai bukan angin ribut biasa. Kekuatan anginnya dapat mencabut pohon besar dari akarnya, meruntuhkan jembatan, dan menerbangkan atap bangunan dengan mudah. 

Ada tiga hal yang paling berbahaya dari badai adalah sambaran petir, banjir bandang, dan angin kencang. Terdapat berbagai macam badai, seperti badai hujan, badai guntur, dan badai salju. Badai paling merusak adalah badai topan (hurricane), yang dikenal sebagai angin siklon (cyclone) di Samudera Hindia atau topan (typhoon) di Samudera Pasifik. Nah berikut ini ada 7 badai terdahsyat di dunia. Penasaran, simak penjelasannya berikut ini. 

1. Tornado
Tornado
Tornado © wikipedia.org
Tornado merupakan kolom udara yang berputar kencang yang membentuk hubungan antara awan cumulonimbus atau dalam kejadian langka dari dasar awan cumulus dengan permukaan tanah. Biasanya Tornado muncul dalam banyak ukuran namun umumnya berbentuk corong kondensasi yang terlihat jelas yang ujungnya yang menyentuh bumi menyempit dan sering dikelilingi oleh awan yang membawa puing-puing. Pada umumnya tornado memiliki kecepatan angin 177 km/jam atau lebih dengan rata-rata jangkauan 75 meter dan menempuh beberapa kilometer sebelum menghilang. 

Beberapa tornado yang mencapai kecepatan angin lebih dari 300-480 km/jam memiliki lebar lebih dari satu mil (1.6 km) dan dapat bertahan di permukaan dengan lebih dari 100 km. Meskipun tornado telah diamati di tiap benua kecuali Antartika, tornado lebih sering terjadi di Amerika Serikat. Tornado juga umumnya terjadi di Kanada bagian selatan, selatan-tengah dan timur Asia, timur-tengah Amerika Latin, Afrika Selatan, barat laut dan tengah Eropa, Italia, barat dan selatan Australia, dan Selandia Baru 

2. Badai Pasir
Badai pasir
Badai pasir merupakan fenomena meteorologi yang umum di wilayah arid dan semi-arid. Badai pasir antara lain disebabkan oleh meningkatnya kecepatan angin dalam suatu wilayah yang luas. Pada umumnya badai pasir terjadi pada tanah yang kering. Badai pasir dapat memindahkan keseluruhan bukit pasir dan membawa pasir dalam jumlah besar sehingga tepi badai dapat menyerupai dinding pasir setinggi 1,6 km. Badai pasir di gurun Sahara dalam bahasa setempat dikenal dengan simoom atau simoon (sîmūm, sîmūn). Haboob (həbūb) adalah badai pasir di wilayah Sudan sekitar Khartoum 

3. Badai Salju
Badai Salju
Badai salju terjadi saat udara yang hangat dan basah bertemu dengan udara yang dingin. Massa udara yang hangat dan basah dan massa udara yang dingin tersebut dapat mencapai diameter 1000 km atau lebih. Badai salju yang memengaruhi Amerika Serikat Timur Laut sering mendapatkan uap air dari udara yang berpindah ke utara dari Teluk Meksiko dan udara yang dingin dari massa udara yang datang dari Arktik. 

Di Amerika Serikat Barat Laut, udara yang hangat dan basah dari Samudera Pasifik mendingin saat didorong ke atas oleh pegunungan. Banyak hal yang berbeda dapat memengaruhi gerakan, isi uap, dan suhu massa udara. Semua perbedaan tersebut memengaruhi jenis dan keparahan badai salju. 

4. Badai Api
Badai Api
Fenomena Aneh, Badai Api di Brazil – Di Sao Paolo Brasil yang dilanda kemarau panjang serta angin yang kencang meyebabkan kebakaran. Kondisi ini menyulut terjadinya badai tornado langka di kota barat laut Aracatuba. Fire tornado atau badai tornado api yang dalam bahasa sehari-hari penduduk setempat disebut sebagai setan api, hal ini terjadi ketika api berada di kolom udara yang berputar ke arah vertikal. 

Beberapa kejadian ketinggian dari ‘badai api’ ini bisa mencapai setengah mil dengan kecepatan angin lebih dari 100 mph. Fenomena aneh ini sendiri sangat jarang terjadi. ‘Badai api’ yang serupa pernah terjadi di Jepang pada tahun 1923. Kejadian di Jepang tersebut karena terjadi gempa bumi di daerah Kanto dan menimbulkan badai api yang melanda kota dan menewaskan setidaknya 38.000 orang hanya dalam waktu 15 menit saja. Mengerikan sekali. 

5. Badai Petir
Badai Petir
Sebuah badai petir, juga disebut badai listrik, badai guntur atau badai-p, merupakan bentuk cuaca yang dikenali dari munculnya guntur dan petir Bila jumlah air yang banyak dan berasal dari awan diketahui, kemudian total energi sebuah badai petir dapat dihitung. Pada badai petir sedang, energi yang dilepaskan mencapai 10.000.000 kilowatt jam (3.6×1013 joule), yang sama dengan bom nuklir 20 kiloton. Badai petir besar dapat 10 hingga 100 kali lebih kuat. 

Badai petir terjadi di seluruh dunia, bahkan di wilayah kutub sekalipun, dengan frekuensi terkuat di daerah hutan hujan tropis, dimana mereka terjadi setiap hari. Kampala dan Tororo di Uganda telah dianggap sebagai tempat paling banyak petir di Bumi, gelar ini juga diberikan pada Bogor di Jawa, Indonesia atau Singapura. Beberapa badai petir terkuat dan berbahaya terjadi di Amerika Serikat terutama di Midwest dan negara bagian selatan. Badai tersebut dapat membuat sebuah tornado. Setiap musim semi, pemburu badai pergi ke Great Plains Amerika Serikat dan Canadian Prairies untuk menjelajah aspek visual dan ilmiah badai dan tornado. 

6. El Nino Fenomena
El Nino Fenomena
El Nino diperkirakan membuat kecenderungan musim hujan akan mundur jauh hingga memasuki tahun 2010 karena sedemikian radikalnya fenomena El Nino yang terjadi. Dampak El Nino musim kemarau ini telah dirasakan yakni pada siang hari panas namun kadang angin bertiup kencang sehingga jika terjadi kebakaran biasanya secara cepat akan menjalar ke lingkungan sekitarnya. 

7. Badai Meteor / Meteor Shower
Badai Meteor / Meteor Shower
Sebuah hujan meteor adalah peristiwa langit di mana sejumlah meteor diamati memancar dari satu titik di langit malam. Meteor ini disebabkan oleh aliran puing-puing kosmik disebut meteoroid memasuki atmosfer bumi pada kecepatan yang sangat tinggi pada lintasan paralel. 

Kebanyakan meteor lebih kecil dari butiran pasir, sehingga hampir semua dari mereka hancur dan tidak pernah memukul permukaan bumi. Meteor shower atau Intense dikenal sebagai ledakan meteor dan badai meteor, yang dapat menghasilkan lebih dari 1.000 meteor per jam. (referensi : wikipedia.org)

Jadi demikianlah uraian singkat mengenai 7 badai terdahsyat yang pernah terjadi sepanjang sejarah dunia.

Simak Juga :
7 Lokasi Terindah di Dunia Yang Belum Tersentuh Oleh Manusia
7 Kastil Yang Dijaga Oleh Para Hantu Seram, Berani Liat?
9 Air Terjun Menakjubkan Namun Sangat Berbahaya di Dunia
Demikian artikel tentang 7 Badai Terdahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah Dunia Rating: 5 Reviewer: siCantik Ayou - ItemReviewed: 7 Badai Terdahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah Dunia. Jangan lupa untuk berkunjung kembali.Hello My name is Agus Wandi, but people call me Wandi. Here is my homepage: www.palingwoow.com. I live in Indonesian, NM and work as an CEO at Paling Woow.Agus Wandi—Artikel Review Rating: 5 out of 5 based on 9999999 reviews.

0comments"7 Badai Terdahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Sejarah Dunia", Baca atau Masukkan Komentar